Admin
Rabu, 17 Juni 2026
Apa Itu Golongan Darah?
Golongan darah merupakan pengelompokan darah berdasarkan ada atau tidaknya zat tertentu yang disebut antigen pada permukaan sel darah merah. Setiap orang memiliki golongan darah yang berbeda-beda dan ditentukan secara genetik dari kedua orang tua. Mengetahui golongan darah bukan hanya penting untuk keperluan medis, tetapi juga dapat membantu dalam kondisi darurat yang membutuhkan transfusi darah secara cepat dan tepat.
Secara umum, sistem golongan darah yang paling dikenal adalah sistem ABO dan sistem Rhesus (Rh). Dalam sistem ABO, golongan darah dibedakan menjadi empat jenis utama, yaitu A, B, AB, dan O. Sementara itu, faktor Rhesus dibedakan menjadi Rh positif (+) dan Rh negatif (-).
Jenis-Jenis Golongan Darah
1. Golongan Darah A
Golongan darah A memiliki antigen A pada permukaan sel darah merah dan antibodi anti-B di dalam plasma darah. Orang dengan golongan darah A dapat menerima transfusi darah dari golongan A dan O.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa individu dengan golongan darah A cenderung memiliki risiko lebih tinggi terhadap beberapa jenis penyakit tertentu dibandingkan golongan darah lainnya. Namun, faktor gaya hidup dan lingkungan tetap menjadi faktor utama yang memengaruhi kondisi kesehatan seseorang.
2. Golongan Darah B
Golongan darah B memiliki antigen B pada permukaan sel darah merah dan antibodi anti-A dalam plasma darah. Pemilik golongan darah B dapat menerima darah dari golongan B dan O.
Golongan darah ini memiliki karakteristik biologis yang berbeda dibandingkan golongan darah lainnya. Meskipun sering dikaitkan dengan berbagai teori kepribadian, hingga saat ini belum terdapat bukti ilmiah yang kuat bahwa golongan darah menentukan sifat atau karakter seseorang.
3. Golongan Darah AB
Golongan darah AB memiliki antigen A dan antigen B pada permukaan sel darah merah, tetapi tidak memiliki antibodi anti-A maupun anti-B dalam plasma darah. Karena itu, pemilik golongan darah AB dapat menerima darah dari semua golongan ABO sehingga sering disebut sebagai "penerima universal" (universal recipient).
Meskipun demikian, saat mendonorkan darah, golongan AB hanya dapat diberikan kepada penerima dengan golongan darah AB.
4. Golongan Darah O
Golongan darah O tidak memiliki antigen A maupun B pada permukaan sel darah merah, tetapi memiliki antibodi anti-A dan anti-B dalam plasma darah. Pemilik golongan darah O dapat mendonorkan darahnya kepada semua golongan darah ABO sehingga dikenal sebagai "pendonor universal" (universal donor), terutama golongan O Rhesus negatif.
Karena sifatnya tersebut, stok darah golongan O sering menjadi prioritas dalam pelayanan transfusi darah, terutama pada situasi gawat darurat.
Cara Mengetahui Golongan Darah
Pemeriksaan golongan darah dapat dilakukan di fasilitas pelayanan kesehatan seperti puskesmas, rumah sakit, laboratorium kesehatan, maupun saat kegiatan donor darah. Proses pemeriksaan relatif sederhana, cepat, dan hanya membutuhkan sampel darah dalam jumlah kecil.
Pemeriksaan ini sangat dianjurkan dilakukan sejak dini agar setiap individu mengetahui identitas kesehatan dasarnya. Informasi golongan darah sebaiknya disimpan dan dicatat dengan baik sehingga dapat digunakan saat diperlukan.
Pengaruh Golongan Darah Orang Tua terhadap Anak
Golongan darah seorang anak ditentukan oleh faktor genetik yang diwariskan dari kedua orang tuanya. Setiap orang mewarisi satu gen golongan darah dari ayah dan satu gen dari ibu. Kombinasi kedua gen tersebut akan menentukan golongan darah anak.
Pada sistem ABO, terdapat tiga jenis gen (alel) yang berperan, yaitu:
Gen A dan B bersifat dominan, sedangkan gen O bersifat resesif. Oleh karena itu, kombinasi gen yang diwariskan orang tua akan menentukan kemungkinan golongan darah yang dimiliki anak.
Perlu diketahui bahwa golongan darah anak tidak selalu sama dengan ayah atau ibunya. Seorang anak dapat memiliki golongan darah yang berbeda dari kedua orang tuanya, selama masih sesuai dengan aturan pewarisan genetik.
Kemungkinan Golongan Darah Anak Berdasarkan Golongan Darah Orang Tua
Tabel berikut menunjukkan kemungkinan golongan darah anak berdasarkan kombinasi golongan darah ayah dan ibu.
Ayah | Ibu | Kemungkinan Golongan Darah Anak |
|---|---|---|
O | O | O |
O | A | O atau A |
O | B | O atau B |
O | AB | A atau B |
A | A | O atau A |
A | B | O, A, B, atau AB |
A | AB | A, B, atau AB |
B | B | O atau B |
B | AB | A, B, atau AB |
AB | AB | A, B, atau AB |
Mitos yang Perlu Diluruskan
Masih banyak masyarakat yang beranggapan bahwa jika golongan darah anak berbeda dengan ayah atau ibunya, berarti ada sesuatu yang tidak normal. Anggapan ini tidak selalu benar.
Sebagai contoh:
Anak yang lahir bisa memiliki golongan darah O, A, B, atau AB, tergantung kombinasi gen yang diwariskan.
Oleh karena itu, perbedaan golongan darah antara anak dan orang tua sering kali merupakan hal yang normal dan dapat dijelaskan secara ilmiah melalui ilmu genetika.